Resmi Pimpin Fatayat NU Sulsel


SETELAH sebulan dilanda kemelut, Pimpinan Wilayah Fatayat Nadhlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2010-2014 kini akhirnya memiliki nakhoda baru.

Pucuk Pimpinan Fatayat NU memutuskan memilih Muslimat M Nur resmi sebagai Ketua Umum Fatayat NU Sulsel periode 2010-2014. Hal ini dikuatkan dengan terbitnya surat keputusan dari Pucuk Pimpinan Fatayat NU bernomor 382/A/PPFNU/SK/VI/2010. Surat ini ditandatangani Ketua Umum PP Fatayat NU Maria Ulfah Anshor MSi.

"Dengan adanya SK dari PPFNU yang kami terima pada 16 Juni lalu, alhamdulillah kami sudah menyusun susunan pengurus harian Fatayat NU Sulsel," ujar Muslimat yang juga dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas ini saat ditemui di Kafe Nobel, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (25/6/2010).

Pada konferensi ke-13 Fatayat NU Sulsel yang digelar di Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal (BPPNFI), Jl Adhyaksa, Makassar, 15-16 Mei lalu, sempat terjadi deadlock (kebuntuan) saat sesi pemilihan ketua.

Muslimat yang bersaing dengan Yuspiani yang juga Kepala Sekolah MAN Model Makassar untuk merebut jabatan ketua umum, mendapat dukungan yang sama kuat yakni sama-sama didukung sembilan suara. Walau dilakukan hingga tiga pemungutan suara, perolehan dukungan tetap sama. Akhirnya konferensi itu memutuskan mengirim kedua nama kandidat ini untuk dipilih salah satunya oleh PPFNU.

Fatayat NU adalah organisasi pemudi (wanita muda) Islam yang menjadi salah satu lembaga otonom di lingkungan NU. Organisasi ini di Surabaya, 24 April 1950 M lalu atau bertepatan dengan 7 Rajab 1317 H. (jumadi mappanganro)

Catatan: Berita di atas terbit di Tribun Timur edisi Sabtu, 26 Juni 2010

Komentar