Dokter Micha dan Golkar



DOKTER Michaela Elsiana Paruntu MARS tampil menjadi narasumber Tribun Podcast di Kantor Tribun Manado, Jumat (13/3/2026) siang. 

Ia datang bersama Joshua, putranya yang masih duduk di bangku kelas 5 SD. Langit Manado terlihat berawan saat mereka tiba. 

Saya dan beberapa teman di Tribun Manado menyambutnya. Ia tiba kurang 10 menit sebelum jadwal podcat yang diumumkan: 13.30 WITA. 

Ini kali ketiga Wakil Ketua I DPRD Sulawesi Utara menjadi narasumber Tribun Podcast yang disiarkan langsung melalui akun YouTube dan Facebook Tribun Manado.


Kali ini, Noni Sulut 2002 datang untuk membeberkan alasan ia maju calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara periode 2025-2030. 

Jika tak ada aral, Musda Golkar Sulut akan digelar di Kota Manado akhir Maret 2026. Katanya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang juga Menteri ESDM diagendakan hadir.

Ketua DPD II Golkar Minahasa Selatan ini optimistis bisa terpilih pada musda nanti. 

Ia mengklaim telah mendapat dukungan hingga 70 persen suara dari total 15 DPD II Golkar se-Sulut. 

Aturan Musda Golkar, seorang calon Ketua DPD harus memperoleh dukungan minimal 30 persen dari total pemilik suara.


Selain DPD II, pemegang hak suara pada Musda Golkar adalah organisasi masyarakat pendiri dan yang didirikan Partai Golkar. Lalu ormas hasta karya dan organisasi sayap partai serta DPP.

Jika tak ada ‘tsunami politik', maka bisa diprediksi Dokte Micha atau MEP bakal mulus terpilih Ketua Golkar Sulut yang baru. 

Sebelumnya posisi tersebut dijabat Christiany Eugenia Paruntu (CEP), Bupati Minsel 2 periode (2010-2015 dan 2016-2021). 

CEP atau akrab juga disapa Tetty Paruntu (58 tahun) saat ini duduk di DPR RI. CEP tak lain adalah kakak sulung MEP.

Bagi MEP (42 tahun), dunia politik telah lama diakrabinya. Wabilkhusus Golkar. Ibunya, almarhumah Jenny Johana Tumbuan adalah politisi Golkar. Pernah 4 periode duduk di DPRD Minsel. 


Sedangkan ayahnya. Prof Dr Ir Jopie Paruntu MSc adalah Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. 

Saat masih mahasiswa S1 di Fakultas Kedokteran Unsrat, MEP sering ikut menemani ibunya kampanye. Kala itu ibunya maju calon Bupati Minsel.  

Selain bahas tentang kesiapannya berkontestasi di Musda Golkar nanti, politisi ini berbagi cerita tentang banyak hal. 

Di antaranya tentang kenangan masa kecilnya hingga menjadi dokter dan dosen ASN di FK Unsrat.

Namun statusnya sebagai dosen ASN itu harus ia lepas saat memutuskan maju calon bupati pada Pilkada Minsel 2020.

Wanita kelahiran Inggris pada 1 Oktober 1982 ini juga bercerita tentang hobi dan tipsnya merawat diri agar selalu tampil menarik. 


Bincang-bincang bareng dokter Micha berlangsung sekira 35 menit. Saya bertindak sebagai host. 

Seusai podcast, bungsu dari tiga bersaudara ini pun meluangkan waktu foto-foto bareng awak kantor Tribun Manado.

Gerimis turun saat Dokter Micha meninggalkan halaman Kantor Tribun Manado di Jalan AA Maramis, Kelurahan Kairagi 2, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara. 

Ke Minahasa mampir di Bukit Kasih
Tak lupa membawa buah nanas
Dokter Micha terima kasih
Sudah berbagi cerita ke Tribuners




Komentar