Kapal Wisata Milik Pemkab Raja Ampat Terbakar

Laporan 4 Malam Tur di Papua Barat

 
Rombongan Fam Trip Garuda menggunakan speadboat milik Disbudpar Raja Ampat, Sabtu (23/11/2013). Usai mengantar rombongan, kapal ini terbakar saat sandar di pelabuhan speadboat di Waisai, Raja Ampat.
RAJA AMPAT, TRIBUN-TIMUR.COM - Satu unit kapal wisata milik Pemerintah Kabupaten Raja Ampat terbakar, Sabtu (23/11/2013) malam. Kebakaran terjadi Pelabuhan Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Diduga kebakaran karena terjadi korslet," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Raja Ampat Yusdi N Lamatenggo di Waisai, Minggu (24/11/2013).


Kapal yang terbakar ini dibeli Pemkab Raja Ampat tiga tahun lalu dari Meranda, perusahaan pembuatan kapal di Jakarta. Harganya perunit Rp 1,5 miliar.


Kapal yang terbakar tersebut sebelumnya digunakan mengangkut sekitar 30-an rombongan Fam Trip Garuda Indonesia untuk mengunjungi sejumlah pulau di Raja Ampat, Sabtu (23/11/2013) pagi hingga sore.


Rombongan Family Trip Garuda terdiri atas Vice President GIA Eastern Area Of Indonesia, Rosyinah Manaf. Lainnya  adalah para pengusaha travel dan jurnalis dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.


"Kami kaget mendengar kabar tersebut. Kami prihatin," ujar Rosyinah saat bersama rombongan sarapan di Penginapan Phuyakha Mengge, Waisai.
(*)

Penulis: jumadi mappanganro

Komentar