Wisata Kuliner di PPI Beba Galesong



Anda penggemar wisata kuliner? Jika iya dan sedang berada di Kota Makassar, Kabupaten Gowa atau Takalar, cobalah mampir di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Beba.

PPI ini berada di wilayah Dusun Beba, Desa Tamasayu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. 

Berjarak sekira 18 km dari Anjungan Pantai Losari dengan waktu tempuh dengan kendaraan bermotor hanya sekira 40 menit 

Di sini, pengunjung bisa membeli ikan segar langsung dari para nelayan yang menjajakan hasil tangkapannya di pesisir pantai. 


Harga ikan yang dijual di sini relatif lebih murah dibanding pelelangan ikan Paotere dan PPI Rajawali.

Kedua pelelangan dimaksud berada di Kota Makassar. Infonya, pemerintah berencana merelokasi kedua pelelangan ikan terkenal ini. 

Sedangkan PPI Beba diperkirakan bertahan lebih lama. Justru pelelangan ini akan dikembangkan lagi. 



Nah di PPI Beba, selain bisa beli ikan untuk kebutuhan di rumah, pengunjung juga dapat menikmati ikan bakar. 

Di sini, puluhan lapak beratap terpal plastik berdiri. Pemiliknya menawarkan jasa membersihkan isi perut ikan milik pengunjung hingga dibakarkan.

Lalu dimakan di tempat bersama nasi, lombok tumis dan sayur yang disediakan pemilik lapak. Ongkos untuk jasa ini, sangat murah. 



Itulah yang kami rasakan saat mampir di PPI Beba, Minggu (24/6/2018) pagi. 

Berapa kami bayar? Tak sampai Rp 100 ribu. Padahal rombingan kami ada enam orang makan di sini. 

Biaya tersebut sudah termasuk air minum kemasan botol dan biaya jasa membersihkan isi perut ikan yang barusan kami beli. 

Pun jumlah ikan kami yang dibersihkan lumayan banyak. Cukup untuk kebutuhan sepekan. 

Belum lagi beberapa ekor ikan tuna yang dibakarkannya untuk kami bawa pulang ke rumah. Murah kan?  




Mau ke sini? Disarankan datanglah lebih pagi. Sebab sejak usai salat subuh,  pelelangan ikan di sini sudah ramai pengunjung. 

Keuntungan yang datang lebih pagi, tentu bisa lebih leluasa memilih jenis dan ukuran ikan yang diinginkan. 

Jika datang lewat pukul 10.00 wita, jenis maupun jumlah ikan yang dijual mulai berkurang.

Bukan hanya itu, pengunjung bakal kepanasan berada di tempat ini jika hari sudah siang. 

Sebab tempat beli ikan di sini tak beratap sebagaimana di TPI Paotere dan TPI rajawali.


Memang sudah ada bangunan untuk jual beli ikan yang lebih refresentatif  dibangun Pemerintah Kabupaten Takalar di pangkalan ini. 

Namun entah mengapa, bangunan yang menghabiskan dana miliran rupiah tersebut belum difungsikan sebagaimana tujuan awalnya.

Pemerintah Kabupaten Takalar diharapkan bisa lebih serius membenahi dan menata PPI Beba.

Lokasi ini masih terkesan kumuh. Semrawut dan tak nyaman. Jauh dari kesan higienis.

Sampah plastik maupun sampah dari sisa-sisa makanan dan isi perut ikan yang dibersihkan terlihat dibuang sembarangan. 



Ada yang dibuang di drainase. Bahkan ada yang dibuang langsung ke laut. 

Mungkin karena tempat sampah khusus di sini tak terlihat. Saya juga tak melihat fasilitas toilet umum yang bersih di sini. 

Sebagian pedagang juga menaruh meja dan alat pembakar ikan di badan jalan masuk pangkalan ini.




Membuat jalan masuk pangkalan ini menyempit. Mobilitas warga atau kendaraan masuk keluar pangkalan terganggu.

Padahal tempat ini benar-benar diharapkan tak sekadar tempat jual beli ikan, tapi bisa menjadi destinasi wisata kuliner favorit masyarakat Takalar dan sekitarnya. (jumadi mappanganro) 

Makassar, Juli 2018.




Direct Poin:
- Lokasi PPI Beba di Dusun Beba, Desa Tamasayu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulsel
- Berjarak sekira 18 km dari Anjungan Pantai Losari
- Waktu tempuh sekira 40 menit dari Anjungan Pantai Losari
- Selain masih segar, harga ikan di sini relatif lebih murah di TPI Paotere maupun PPI Rajawali di Makassar
- Tersedia kios tempat membersihkan isi perut ikan sekaligus bakar ikan
- Datang ke sini sebaiknya mulai jam 6 hingga 10 pagi




            
x

Komentar